<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener("load", function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <iframe src="http://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=34050377&amp;blogName=topi+bundar&amp;publishMode=PUBLISH_MODE_BLOGSPOT&amp;navbarType=TAN&amp;layoutType=CLASSIC&amp;searchRoot=http%3A%2F%2Ftopibundar.blogspot.com%2Fsearch&amp;blogLocale=en_US&amp;homepageUrl=http%3A%2F%2Ftopibundar.blogspot.com%2F" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" frameborder="0" height="30px" width="100%" id="navbar-iframe" allowtransparency="true" title="Blogger Navigation and Search"></iframe> <div></div>

we r in love

Nasib Tangan Kiri ...

01 December, 2005



Ups! Jangan bilang, ‘Mbokne ora iso ndidik!’ di depan Shinfa dong... Untung aja Shinfa belum bisa menirukan kalimat dengan baik. Wah, bisa-bisa nambah kosakata jelek kan?

Btw, kenapa sih harus ngucapin itu, gara-gara aku salah pas makein baju buat Shinfa. Tangan kiri lebih dulu dari tangan kanan. Mmm, paling enggak aku kan sudah menunjukkan kalo aku bukan mesin, yang bisa saja refleksnya salah. Iya kan?

Lagian, komentar itu kalo menurut timbangan telingaku kok hiperbola ya. Memang sih ngajari yang baik itu harus dimulai sejak dini. Tapi, apa iya setiap kali makein baju aku selalu mendahulukan tangan kiri?

Mungkin akan lebih pas kayaknya kalo dalam kasus ini, komennya kayak gini, “Tangan manisnya mana?” “Eh, Dik. Kayaknya Ibu lupa deh mana tangan yang manis…”

Eh, tapi dipikir-pikir, kasihan banget ya tangan kiri, enggak dapat sebutan tangan manis... Gimana coba, Shin? ;]

Labels:

Author: isma »

Thanks for 0 comments

Post a Comment


Lilypie - Personal pictureLilypie