<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener("load", function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <iframe src="http://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=34050377&amp;blogName=topi+bundar&amp;publishMode=PUBLISH_MODE_BLOGSPOT&amp;navbarType=TAN&amp;layoutType=CLASSIC&amp;searchRoot=http%3A%2F%2Ftopibundar.blogspot.com%2Fsearch&amp;blogLocale=en_US&amp;homepageUrl=http%3A%2F%2Ftopibundar.blogspot.com%2F" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" frameborder="0" height="30px" width="100%" id="navbar-iframe" allowtransparency="true" title="Blogger Navigation and Search"></iframe> <div></div>

we r in love

Liburan Murah Muriah...

27 January, 2009

Long wiken, tidak biasanya aku dan keluarga jalan-jalan. Biasanya ngendon di rumah, atau sekalian aja mudik ke Pekalongan. Inisiatornya adalah ayah, ngajakin lihat sepeda gembira di kecamatan dalam rangka tahun baru muharrom. Berangkatlah, pada hari Minggu, 25 Januari 2009, motoran keliling desa melihat sepeda gembira. Bersama Tami dan Shinfa. Seru aja sih melihat ribuan peserta bergerombol menggenjot sepeda, kayak kawanan burung.


Iseng punya iseng, selesai nonton karnaval sepeda, ayah ngajakin berburu durian. Ajib ajib. Secara kami berempat, doyan banget sama buah sedap itu. "Ke Kalibawang aja ya," katanya. "Trus pulangnya lewat Ancol." Bermotoran bareng dua bocah jadi berasa sudah punya dua anak deh. Hehe. Tami yang besar duduk di depan, sementara Shinfa duduk di tengah di antara aku dan ayah. Terbukti di tengah jalan menuju Kalibawang, ada teman ayah yang menyapa, "Nggonmu wis loro po?" Maksudnya, anakmu sudah duakah? Hehe... gubrak!


Perjalanan menuju Kalibawang Kulonprogo memakan waktu kurang lebih 30 menit. Melewati "irung petruk", istilah untuk jalan menanjak dan berliku. "Dik Abit pernah lewat sini dua kali," celoteh Shinfa. "Ohya?" timpalku. "Sama Pakde Gentur sama Pakde Iim." Jalannya emang berliku seperti irung petruk. Di sepanjang jalan memasuki desa Kalibawang, banyak gubuk-gubuk yang menggelar deretan durian. Dan, di salah satu gubuk itu kami berhenti. Tawar-menawar dimulai. Kisaran harga duriannya antara 10rb sampai 35rb.

Sebuah durian tanggung, harganya 20rb, disajikan di depan kami. Dagingnya legit dan manis deh. Nggak salah pilih. Hmm... bikin ketagihan, sumprit. Shinfa dan Tami jadi belepotan.


Selesai kenyang durian, perjalanan dilanjutkan ke Ancol. Beberapa kali sempat berpapasan dengan sepasang muda-mudi (alah!) yang memadu kasih. Weleh, padahal Tami duduk di depan sendiri. Soalnya tempatnya memang mirip hutan, luas, dan sepi. Ramai hanya oleh suara embusan angin dan gemrujuk air di pintu. Sayang, karena musim hujan, airnya jadi coklat kotor. "Kayak susu," kata Shinfa.


Hari berikutnya, dalam rangka memenuhi ketagihan oleh durian, kami berburu lagi. Kali ini ke Kaligesing, Purworejo. "Sambil melihat Yogya dari atas," kata ayah. Yang surprise itu ketika melintasi jalan menanjak, Shinfa mendongak ke langit. "Ibu, itu cahaya," teriaknya. Lalu dia berteriak seperti tengah membaca puisi: "Cahaya, di atas langit..." Weleh... baru nyadar aku. Jangan-jangan Shinfa berbakat jadi penyair???? Hehehe...


Perjalanan menuju Kaligesing lumayan panjang, sampai Shinfa tertidur. Jalannya menanjak dan sesekali berlubang dan sempit. Tapi, begitu Sampai di Kaligesing, wiuuuh bener-bener negeri durian. Semua berlomba menghabiskan oval-ovalan manis itu. Sampai pada kekenyangan dan mentok rasanya. Apalagi duriannya masih seger-seger, habis dipetik, dan harganya juga lebih murah. Jadi bener-bener liburan yang murah meriah deh.

Labels:

Author: isma »

Thanks for 6 comments

Mau donk durennya... 

dari: Blogger Keluargaku Surgaku;--- 3:43 AM

Weleh sampe ke purworejo is? adoh banget.... mawuuuuuu duriannn, aku iki ngempet ora mangan durian deh. terahir pas di Bali mau berangkat ke Hawaii Agustus kemarin. EH gantekno headerku wekekeke 

dari: Blogger keep smile;--- 12:56 PM

asyek....asyek yg jalan-jalan ke kalibawang nyari duren yaa..wah emang enak tenan durenne *gleg nelen ludah* ngilerdotcom

Iya tuh bener harusnya emang udah berempat yaaa..*kompooorr* 

dari: Blogger widie;--- 9:01 PM

waaa... senenge! *mupeng* 

dari: Anonymous Fa;--- 5:08 PM

wah serunya berburu duren. Shinfa & tami kompak banget sih? 

dari: Blogger entik;--- 11:36 AM

mauuuuuuuuuuuuuuuuuu durennya...mba mbok yao aku ki dikasih 1 aja hihihihihi ga cuma ngimi-ngimingi :D 

dari: Blogger ~ c3mplo3ck ~;--- 11:21 AM

Post a Comment


Lilypie - Personal pictureLilypie

Ulang Tahun Shinfa yang Ke-4



"Emang iya, hari ultahmu sebagai hari terakhir posting di blog ini...," tanya Sahe-Naning. Walah, aku langsung griyap2 membuka mata, dan buru-buru menjawab, "Ooooh tentu tidaaak, Sobat!" Tapi, jawaban itu belum menyata tentunya kalau aku tak benar-benar memposting tulisan. Iya kan, Sahe? hihi.

Genap satu bulan lebih tiga hari nih, finally aku mulai bergeliat di blog ini. Setelah ibunya ulang tahun, satu bulan kemudian Shinfa menyusul tepatnya 24 Januari 2005 yang berarti dia sekarang genap 4 tahun. Pas banget, Sabtu malam Minggu di rumah ngunduh pengajian malam mingguan anak-anak.

"Mbak Mi, besok Dik Abit mau ulang tahun, buatin nasi kuning ya?" ini request Shinfa ke Mbak Mi beberapa hari sebelumnya pas dia papasan sama ahli masak di kampungku itu. Padahal nggak ada yang ngandani atau minta dia omong ke Mbak Mi, hehe.

Request kedua, ditujukan ke ibunya. "Dik Abit pingin kue tart yang ada lilinnya." Hehe, dan sebagai ibu yang baik, aku minta adik iparku untuk pesan kue itu ke ahli kue di kampungku. Murah meriah.

Tapi, alhasil karena Shinfa begitu ngimpi-ngimpi pengen niup lilin, sepanjang pengajian dia bolak-balik menemuiku dan mengeluh, "Kok tiup lilinnya masih lama sih?" dengan wajah memelas. "Hehe, kan ngaji dulu, Dik. Baru deh tiup lilin," hiburku. Hihi, lucu yak.

Dan, begitu pengajian selesai, Shinfa langsung berbinar semangat mengikuti acara ulang tahunnya. Banyak doa buat Shinfa, di usianya yang genap 4 tahun, semoga banyak berkah dan kebaikan menyertai setiap langkah dalam kehidupannya amiiin.

Labels:

Author: isma »

Thanks for 5 comments

met ultah ya shinfa...
makin gede, makin pinter, makin cantik n jadi kebanggaan ayah ibu ya... 

dari: Blogger astien;--- 3:26 PM

owalahhh ada yang ultah to? ndak undang2 ik :D
met ultah ya shinfa sayang, makin pinter dan makin sayang sama ayah-ibu ya ;)

btw, ada award untukmu lho buk, diambil di blogku yah *kedip2* 

dari: Blogger Fanya Ardianto;--- 3:55 PM

Selamat Ulang Tahun ya mbak Shinfa, smg panjang umul, sehat selalu, tambah cantik, punya banyak temen... 

dari: Anonymous Nduk Jija;--- 5:51 PM

hepi b'day kak shinfa.. Ical jg bntar lg ultah ke 2 nie.. Kaka tambah pinter donk bantu2 bunda... 

dari: Blogger Chubby Family;--- 6:09 PM

Selamat Ulang tahun ya Shinfa *maappp telat ngucapinnya*

Semoga Shinfa jd anak yg pinter, kebanggaan ibu dan ayah, dan jadi anak sholehah yaa amiinnn

dapat hadiah apa neh dr Ibu..? minta adek aja hihihi 

dari: Blogger widie;--- 9:03 PM

Post a Comment


Lilypie - Personal pictureLilypie